Resume
Kelompok 10
Standarisasi
Pembiayaan Pendidikan
Manajemen
Keuangan merupakan salah satu substansi manajemen sekolah yang akan turut
menentukan berjalannya kegiatan pendidikan di sekolah.
Tujuan Manajemen Keuangan Sekolah
1.
Meningkatkan efektivitas
dan efisiensi penggunaan keuangan sekolah
2.
Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah
3.
Meminimalkan
penyalahgunaan anggaran sekolah.
Untuk
mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan kreativitas kepala sekolah dalam
menggali sumber-sumber dana, menempatkan bendaharawan yang menguasai dalam
pembukuan dan pertanggung-jawaban keuangan serta memanfaatkannya secara benar
sesuai peraturan perundangan yang berlaku
Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan
Manajemen
keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20
Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan 4
Prinsip, yaitu ;
1. TRANSPARANSI
Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan
yang transparan berarti “Adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga
pendidikan, yaitu keterbukaan suamber keuangan dan jumlahnya, rincian
penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan
pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya”.
Transparansi keuangan sangat diperlukan dalam rangka
meningkatkan dukungan orangtua, masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan
seluruh program pendidikan di sekolah.
2. EFEKTIVITAS
Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian
tujuan yang telah ditetapkan. Garner(2004) mendefinisikan efektivitas lebih
dalam lagi, karena sebenarnya efektivitas tidak berhenti sampai tujuan tercapai
tetapi sampai pada kualitatif hasil yang dikaitkan dengan pencapaian visi
lembaga. Effectiveness ”characterized by qualitative outcomes”.
Efektivitas lebih menekankan pada kualitatifoutcomes.
Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang
dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas dalam rangka
mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan dan kualitatif outcomes-nya
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
3. EFISIENSI
Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara
masukan (input) dan keluaran (out put) atau antara daya dan hasil. Daya yang
dimaksud meliputi tenaga, pikiran, waktu, biaya.
4. AKUNTABILITAS
Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti
penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan
yang telah ditetapkan.
3 Pilar Terbangunnya Akuntabilitas
1.
Adanya transparansipara penyelenggara
sekoah dengan menerima masukan dan mengikutsertakan berbagai komponen dalam
mengelola sekolah
2.
Adanya standar
kinerja di setiap institusi yang dapat diukur dalam melaksanakan tugas,
fungsi dan wewenangnya
3.
Adanya partisipasi
untuk saling menciptakan suasana kondusif dalam menciptakan pelayanan
masyarakat dengan prosedur yang mudah, biaya murah dan pelayanan cepat
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR
19 TAHUN 2007 TANGGAL 23 MEI
2007 STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH
SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Bidang Keuangan dan Pembiayaan
a.
Sekolah/Madrasah menyusun pedoman pengelolaan biaya
investasi dan operasional yang mengacu
pada Standar Pembiayaan.
b.
Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional
Sekolah/Madrasah mengatur:
1.
sumber pemasukan, pengeluaran dan jumlah dana yang
dikelola;
2.
penyusunan dan pencairan anggaran, serta
penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional;
3.
kewenangan dan tanggungjawab kepala sekolah/madrasah
dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya;
4.
pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran, untuk dilaporkan kepada komite
sekolah / madrasah, serta institusi di atasnya.
c.
Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional
sekolah / madrasah diputuskan oleh komite sekolah/madrasah dan
ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah serta mendapatkan persetujuan dari institusi di atasnya.
d.
Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional
sekolah / madrasah disosialisasikan kepada seluruh warga
sekolah/madrasah untuk menjamin tercapainya pengelolaan dana secara transparan dan
akuntabel.